Categories
News

Solusi Bisnis Manajemen – 7 Langkah Memilih Lokasi Terbaik Berbisnis Part 2

Solusi Bisnis Manajemen – 7 Langkah Memilih Lokasi Terbaik Berbisnis Part 2

Salah satu faktor yang bisa didentifikasi adalah kekurangcermatan dalam memilih lokasi usaha. Memang basement tersebut selalu ramai. Namun segmen yang disasar, yaitu para profesional, yang notabene pemilik mobil merasa “malu” menyambangi hair cut tersebut, lantaran berlokasi di basement. Mereka merasa kurang bermartabat jika memotong rambut di situ. Mereka memilih memotong rambutnya di tempat yang lebih bergengsi, meski ongkos potongnya sama. Sementara, bagi para sopir, tempat potong rambut tersebut dirasa terlalu mahal, mereka memilih tempat lain yang lebih murah.

Sumber : Jasa Seo Semarang

Ini adalah salah satu contoh, bagaimana lokasi, segmentasi, dan gengsi menjadi faktor penentu dalam kesusksesan usaha hair cut. Tapi, tidak semua usaha membutuhkan lokasi yang premium. Usaha yang dijalankan via online atau usaha layanan dengan proses kerja di tempat pelanggan, tidak membutuhkan pemilihan lokasi yang ketat. Warung makan pionir dengan menu khas juga tak perlu lokasi yang strategis. Salah satu contoh bisa disebut di sini adalah rumah makan Sambel Welut, di jalan Imogiri Barat, Kabupaten Bantul, DIY.

Lokasinya lebih kurang berjarak 12 km dari Malioboro dan tak terlalu mudah dicari. Masuk jalan desa dan berada tak jauh dari kuburan, warung yang buka mulai pukul 10.00 – 21.00 ini tak pernah sepi. Keistimewaan menunya ada pada belut goreng, sambel pedas, plus sayur kangkung dan kacang panjang yang segar. Beberapa foto artis yang terpampang di dinding menjadi bukti, warung makan ini menjadi tujuan kuliner para selebriti. Jadi, sebelum menetapkan lokasi usaha, Anda perlu mencermati beberapa hal berikut

  1. Mengecek kondisi demografi termasuk di dalamnya pola arus lalu-lintas (mobil, motor, dan pejalan kaki), jumlah penduduk, tingkat pendapatan per kapita, struktur umur. Juga jumlah sekolah, perguruan tinggi, rumah sakit.Dalam soal pola arus lalu-lintas misalnya. Ada franchise makanan mensyaratkan jumlah minimal mobil dan motor yang lewat di situ, tempat parkir minimal untuk 4 mobil, dan harus berada di jalan arah pulang kantor.
  2. Ada tidaknya kompetitor banyak ahli setuju, lokasi yang paling baik adalah dekat dengan kompetitor sehingga Anda bisa mendapat imbas dari upaya pemasaran yang dilakukan oleh kompetitor. Dengan kata lain, kompetitor sebenarnya telah memilih lokasi yang ideal berdasar demografi dan pertimbangan-pertimbangan lain. Apalagi, ia telah mengeluarkan banyak dana untuk “mengarahkan” lalulintas ke lokasi usahanya. Jadi kita tinggal menirunya saja dan menjual produk atau jasa melampaui mutu produk atau jasa dari kompetitor.
  3. Brand image apakah lokasi usaha tersebut sejalan dengan image atau brand yang akan Anda bangun. 4. Biaya tersembunyi kebanyakan tempat usaha masih butuh renovasi agar siap ditempati. Jadi sebaiknya Anda menganggarkan dana untuk mendesain ulang atau mengupgrade sistem teknologi informasi. 5. Potensi pengembangan apakah daerahwilayah tersebut masih berkembang untuk mendukung pencapaian target Anda.
  4. Kenali bisnis Anda dengan mengetahui kebutuhan bisnis, Anda akan menemukan lokasi yang tepat.
  5. Temukan pelanggan Anda perlu mengidentifikasi pelanggan dan bagaimana cara mereka memenuhi kebutuhannya. Selamat mencoba !

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *