Categories
News

Laptop Hybrid untuk Kerja dan Bisa Kirim File dengan Mudah via WA WEB

Laptop Hybrid untuk Kerja dan Bisa Kirim File dengan Mudah via WA WEBBerambisi menjadi penyedia notebook hybrid nomor satu di Indonesia, Acer memperkenalkan notebook hybrid 10 inci miliknya, Acer One 10. Berukuran mungil dengan layar yang bisa dilepas pasang, notebook ini dibanderol dengan harga Rp 3.999.000. Dengan harga ini, One 10 jauh lebih murah ketimbang sesama notebook hybrid lainnya. Riko Gunawan, Head of Product Management Product Marketing Departement Acer Indonesia menyebutkan notebook hybrid ini menggunakan magnet untuk menyatukan layar dengan keyboard. Tidak perlu menyentuh tombol apa pun untuk melepas layar dari keyboard. Cukup lepas layar dengan memegang salah satu sudut bawah layar. Meski layar Acer One 10 dilekatkan dengan keyboard menggunakan magnet, layar tak akan lepas. Termasuk saat Anda memegang laptop di bagian layar dan menhentak-hentakkannya. Sayangnya, engselnya ini hanya bisa ditekuk hingga sekitar 120 derajat saja. Jeroan perangkat ini ditenagai dengan hard disk sebesar 500 GB yang ditanam di bagian keyboard. Sementara ketika layarnya dilepas, notebook akan berubah menjadi tablet yang didukung prosesor Intel Quad Core Z3735F (2M Cache, up to 1,83 GHz). RAM 2GB, memori internal sebesar 32GB dengan tambahan slot microSD. “Hard disk yang ada di keyboard ibarat hard disk eksternal,” terang Hendra Masli, Pre Sales Specialist, Product Marketing Department, Acer Indonesia.

Ketika CHIP menanyakan apakah bagian layar, ketika menjadi tablet, mendukung koneksi hard disk eksternal, Hendra menyebutkan hal itu bisa saja dilakukan dengan tambahan port USB OTG. Meski menurutnya akan lebih optimal jika dilakukan lewat port USB yang terdapat pada keyboard. Baterai perangkat ini disebutkan Riko juga bisa diisi menggunakan powerbank. Sebab, baterai perangkat ada dibagian layar dan pengisian dilakukan lewat koneksi port microUSB. “Kita sudah mencoba beberapa jenis powerbank dan semua berfungsi normal dan dapat mengisi baterai perangkat ini,” jelas Hendra. Fungsi ini dimungkinkan karena Acer One 10 sudah menggunakan prosesor Intel BayTrail yang lebih hemat konsumsi dayanya, seperti disebutkan Hendra. Nah, bagaimana ketika kita perlu mengisi baterai smartphone di Acer One 10? Tenang, Anda masih bisa melakukannya lewat port USB yang ada di bagian keyboard. Syaratnya Anda perlu memasang layarnya terlebih dahulu. Berbeda dengan charger laptop Windows lain yang biasanya besar dan berat, charger Acer One 10 ringan dan ringkas. Charger-nya punya port microUSB dengan daya 2A. Dengan demikian, charger ini bisa mengisi penuh baterai perangkat sebesar 6A selama sekitar 3 jam. Selain itu, Anda juga bisa mengisi daya perangkat ini menggunakan charger lain dengan port microUSB.

Menarik, jadi Anda tak perlu berat membawa charger khusus untuk laptop. Layar tablet ini diklaim sudah beresolusi HD (1280×800). Layar ini disebutkan Hendra mendukung multitouch hingga lima jari. Ketika CHIP mencoba di lokasi, layarnya sesekali terasa kurang responsif terhadap sentuhan. Disediakan pula port HDMI jika Anda ingin menghubungan perangkat ini ke layar yang lebih besar. Karena berukuran 10 inci, tak heran jika tombolnya berjejalan di panel yang seukuran dengan layarnya itu. Meski jarak antar tombol terasa terlalu sempit, namun keyboard-nya cukup nyaman untuk mengetik. Acer One 10 juga menyediakan kamera ganda di bagian depan dan belakang tablet. Seri One ini disebutkan Hendra biasanya dikhususkan untuk negara berkembang. Acer One 10 yang dijual di Indonesia sudah dilengkapi dengan Microsoft Windows 8.1 serta lisensi berlangganan Office 365 selama satu tahun. “Total harga software dan berlangganan Office 365 saja sudah sekitar Rp2juta,” terang Riko. Jadi, Anda pun tak perlu repot membeli lisensi Windows atau Microsoft Office saat membeli perangkat ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *