Categories
Rumah

Contoh Desain RUmah yang Asri

Merancang ruMah agar mendapatkan ruang dengan ukuran yang maksimal namun tetap memiliki area terbuka tidaklah mudah. Apalagi jika kita ingin turut menyertakan elemen ruang luar ke dalam rumah. Terkadang keinginan tersebut kerap bersinggungan dengan hasrat untuk memiliki ruang-ruang yang luas. Namun lain halnya dengan kediaman Hendy Gunawan, yang terletak di Gading Serpong, Tangerang, ini. Area-area pada rumah ini tetaplah mendapat porsi yang maksimal, mulai dari area indoor hingga outdoor. Sebuah kolam renang kebiruan dengan barisan kayu sebagai pool deck menampilkan nuansa laiknya resor di tepi pantai. itulah suasana yang ditangkap ketika memasuki rumah. kolam renang sebagai titik pandang pertama dipilih oleh Peter oenardi, sosok yang mengarsiteki rumah ini, karena mengedepankan unsur lanskap sebagai unsur utama yang menjadi fokus dalam perencanaan rumah ini. Landscape House. inilah konsep yang diterapkan oleh Peter pada rumah ini. karena itu, pada rumah ini tidak ada bagian-bagiannya yang tidak memiliki kon teks visual dengan ruang luar. Semua ruang dirancang agar senantiasa mendapatkan visual mulai dari courtyard, hingga keluar rumah.

Hal itulah yang kemudian mendasari penggunaan pintu geser transparan pada pintu masuk ruang utama, sebagai bentuk penyatuan tanpa batas antara ruang tersebut dengan courtyard yang terletak di tengah samping rumah. konsep lanskap kemudian juga diterapkan pada ruang dalam. Misalnya pada ruang keluarga. Pada ruang tersebut, kisi-kisi kayu digunakan sebagai pembatas. ini bukan tanpa alasan.

Menurut Peter, kisi-kisi sengaja digunakan agar secara visual ruangan tersebut tidak terbatasi oleh suatu bidang yang menghalangi, baik dari arah ruang keluarga, maupun pandangan saat naik tangga ke arah kolam renang. Untuk mendukung konsep tersebut, Peter banyak menggunakan material kayu pada hampir seluruh ruangan. Menurutnya, kayu digunakan sebagai penguatan unsur alam yang mendominasi seluruh rumah, mulai dari halaman depang, hingga ke taman belakang yang dipenuhi dengan pohon dan tanaman hijau . Lebih dari itu, penggunaan kayu turut membentuk kesinambungan antarruang pada rumah tersebut. Unsur kayu, bersama dengan konsep keterbukaan visual, membungkus rumah tersebut menjadi sebuah hunian nyaman dengan karakter lanskap ala resor yang kuat. Rumah ini dilengkapi juga dengan genset 10kva. Genset ini bermanfaat saat mati listrik. Genset yang di beli dari agen jual genset jakarta ini bergaransi resmi 2 tahun

StoRAge ekStRA SeRbA gUNA

Pada hampir setiap kamar mandi dibuat niche atau lekukan sebagai elemen fungsional dan estetis. Penggunanya dapat meletakkan benda-benda tertentu, maupun peralatan pelengkap fungsi kamar mandi. Niche tersebut dibuat agar tidak ada bagian-bagian yang terkesan ditambahan secara tiba-tiba.

FoyeR Di AReA teRbUkA

Jika foyer kerap kita temui di dalam ruangan, maka lain halnya dengan rumah ini. Foyer pada rumah ini terletak di sebuah area terbuka pada pintu masuk rumah. Penempatan foyer pada area tersebut oleh Peter dimaksudkan sebagai penegas bahwa ruang outdoor menjadi prioritas dalam konsep rumah ini sebagai urban resort house.

kAMAR MANDi tRANSpARAN

Salah satu area menarik pada rumah adalah pada kamar mandi yang didesain agar terhubung dengan kamar, yakni dengan menggunakan kaca pada dinding. Hal menarik lainnya adalah bathtub yang didesain mengambang dengan celah di bagian bawah yang bersentuhan dengan lantai, agar posisi ujung kaki memiliki space yang cukup ketika posisi kaki sedang mendekati bathtub.

MeRANcANg optiMAl DeMi HASil MAkSiMAl

ketika merancang rumah ini, Peter oenardi, benar-benar mendesain agar setiap ruangan terintegrasi dengan ruang terbuka. Mulai dari view point, pencahayaan natural dan buatan, hingga ke sirkulasi udara. Untuk sirkulasi alami pada rumah ini dirancang secara fleksibel, yakni dengan mengoperasikan beberapa jendela dengan posisi yang menyilang sehingga efisiensi aliran udara yang masuk dan keluar akan sangat optimal. Di sini, pencahayaan natural sangat dioptimalkan, sehingga pada siang hari tidak perlu menggunakan lampu. Pada pencahayaan buatan buatan sendiri menurut pria lulusan Master of Architecture, University of Colorado, Denver, USA, ini didesain dengan istimewa, yakni dengan menggunakan 2 unit preset dimming system dengan total 12 zona. intensitas cahaya lampu sudah diprogram dengan beberapa level iluminasi yang berbeda, sehingga dapat menghadirkan suasana yang berbedabeda dari waktu ke waktu.

kAyU peMbeNtUk SUASANA

kayu menjadi salah satu unsur utama pada rumah tersebut. Ada 3 jenis kayu yang digunakan pada rumah terbut, yakni kayu ulin, jati, dan bengkirai. Tiga jenis kayu tersebut dipilih Peter karena karakternya yang tahan lama, dan perawatannya yang cukup mudah. konsep lanskap pada rumah pun semakin diperkuat dengan menggunakan kayu-kayu tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *