Categories
Parenting

Bolehkah Menyimpan Makanan Bayi Bagian 2

Pepaya dua hari, kemudian berturut-turut apel. Dengan begitulah bayi akan meng ingat rasa buah itu.” Untuk bubur susu dan nasi tim Tuti tidak menyarankan menyimpan di freezer lebih dari seminggu karena bisa mengubah rasanya (menjadi kurang enak). “Buah tidak dimasak, jadi bisa di simpan le bih lama sedangkan bubur susu atau nasi tim tidak,” jelas ahli gizi dan penulis buku resep makanan bayi best seller ini. Bagaimana dengan nilai gizi makanan bayi yang disimpan dalam feezer? Bila cara penyimpanannya baik dan benar, gizinya tidak berkurang.

Hanya saja memang rasanya akan terasa kurang segar. Karenanya jangka waktu pe nyimpanannya ja ngan terlalu lama.” Cara Memberikanbbbb Cara memberikan makanan yang telah disimpan dalam freezer mudah kok. Keluarkan beberapa jam sebelum diberikan pada bayi. Khusus untuk bubur susu/nasi tim, hangatkan makanan tersebut de ngan merendam wadahnya dalam mangkuk atau baskom berisi air panas. Ja ngan dipanaskan dengan cara dimasak di atas api karena akan merusak kandungan gizinya.

“Dan untuk makanan yang dikeluarkan dari freezer hanya dapat dimakan kurang dari 24 jam dan lebih baiknya lagi lebih cepat dihabiskan” Tuti mengingatkan. Terakhir Tuti menyaran kan agar MPASI sebaiknya selalu bervariasi, agar bayi tak bosan sekaligus agar ia dapat mengenal aneka macam rasa makanan. Jangan sam pai kesibukan Mama menjadi penghalang.

Categories
Parenting

Bolehkah Menyimpan Makanan Bayi

Pengin selalu praktis dan enggak repot. Itu pasti kemauan kita dalam segala hal, termasuk dalam menyediakan makanan bayi. Bukan begitu Mam? Yang jadi pertanyaan, bolehkah menyimpan makanan bayi? Bagaimana caranya? Niat membuat makanan bayi alami dan terpantau kebersihannya tentu patut diacungi jempol. Lebih praktisnya untuk makanan pendamping ASI lebih enak jika diproduksi lebih banyak kemudian disimpan ke dalam freezer.

Yang kemudian akan diberikan kepada bayi ketika dibutuhkan. Masalahnya ya… itu tadi boleh enggak itu dilakukan? “Tidak masalah menyimpan makanan bayi. Yang penting adalah ada kemauan para ibu untuk memberi makanan yang sehat dan bergizi bagi bayinya. Menyimpan makanan bayi bisa diatur sedemikian rupa agar ibu tidak repot dan makanan tetap bergizi,” jelas Tuti Soenardi, pendiri Tuti Soenardi Healthy Food. Simpan Dalam Freezer Jadi, bagi Mama yang tidak mau repot, MPASI atau makanan bayi bisa dibuat dalam jumlah ba nyak sekaligus dan disimpan dalam freezer yang suhunya minimal -18°C sehingga makanannya menjadi es.

Dalam freezer, buah-buahan yang telah diblender halus bisa disimpan untuk masa 2 bulan. Hanya saja, setiap satu porsi MPASI harus ditempatkan dalam satu wadah. Begitu satu wadah keluar dari freezer, sisa makanannya tidak bisa diberikan lagi pada bayi. Mengenai banyaknya porsi, tentu akan berbeda pada masing-masing bayi karena kebutuhan tiap bayi berbeda-beda. “ tiap ibu mengetahui berapa banyak jumlah porsi yang dapat dihabiskan oleh bayinya sendiri, karena metabolisme dan semua aktivitas tiap bayi berbeda-beda” kata Tuti.

Di setiap tempat penyimpanan jangan sampai lupa untuk memberikan tanggal yang tepat sesuai waktu yang diberikan untuk bayi. Misal tanggal 1 dan 2 buah pepaya, tanggal 3 dan 4 buah apel, tanggal 5 dan 6 buah yang lain lagi, begitu seterusnya. Satu macam buah untuk dua hari. “Berikan satu jenis buah selama dua hari berturutturut.

Untuk anak yang telah tumbuh dan menuju di jenjang pendidikan dasar sebaiknya berikan ia pelatihan bahasa asing sejak dini. Tempat terbaik adalah di les bahasa Perancis di Jakarta. dengan begitu ia akan memiliki keterampilan berbahasa asing yang baik untuk bekal di masa depannya nanti.